Universalitas Pendidikan Islam Menurut Syekh Marwan Qabani

Hampir setiap pesantren di Indonesia mengenal kitab ini. Namanya kitab Taklimul-Muta’alim. KItab yang menjelaskan tetang bagaimana cara belajar yang baik menurut Islam, karangan ulama berjuluk Burhanul-Islam, Imam az-Zarnuji.

Namun tulisan ini tidak akan membahas kitab beliau (insyaallah kapan-kapan). Tulisan ini akan sedikit menyorot salah satu catatan unik di awal kitab Taklimul-Muta’alim terbitan al-Maktab al-Islami, Beirut Libanon. Catatan yang sangat menarik berjudul “Selayang Pandang Pendidikan Islam” dari pen-tahqiq kitab, Syekh Marwan Qabani. Beliau salah satu dosen filsafat di Jerman Barat dan juga pendiri yayasan wakaf di Libanon.

Setelah beliau menjelaskan corak perbandingan pendidikan Islam dan di luar Islam, beliau menjelaksan poin-poin universal dalam pendidikan Islam. Bahwa tujuan pendikan Islam itu mencakup banyak hal. Tidak hanya satu satu sisi kehidupan, tapi juga dari banyak sisi.

Baca juga: Dompet Digital Dana dan GoPay Menurut Fiqih

10 Tujuan Pendidikan Islam

Ada sepuluh tujuan universal yang beliau sebutkan:

Pertama, menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Ini adalah pendidikan yang bersifat jasamani.

Kedua, memperlancar lidah yang kelu dan membuat penjelasan lebih baik. Pendidikan sastra (ada banyak fan terkait tujuan ini. Tentu yang paling inti adalah Ilmu Balaghah)

Ketiga, melatih logika dan mempertajam pikiran. Terangkum dalam pendidikan logika (biasanya ada dalam Ilmu Manthiq)

Keempat, menambah pengetahuan-pengetahuan bermanfaat dengan melakukan penelitian ilmiah pada alam semesta. Bisa jadi ini salah satu jalan mengenal Allah.

Kelima, melatih diri dengan melakukan beberapa pekerjaan yang bisa menjadi media pencarian penghidupan. (Ada seorang sahabat bertanya kepada Rasululllah, “Apa pekerjaan paling baik bagi seseorang? Rasulullah menjawab, “Usaha dia dengan tangan dia sendiri.”)

Keenam, membangkitkan kesadaran dia betapa indahnya alam ini, serta melatih bagaimana cara mengugkapkannya. Pendidikan seni.

Ketujuh, mengenal hak-hal masyarakat berikut segala aturan dan ketentuan yang ada pada mereka. Pendidikan kemasyarakatan.

Kedelapan, menjadi jembatan yang bisa membangkitkan persaudaraan antar masnusia. Merupakan pendidikan kemanusiaan.

Kesembilan, melatih segala pekerjaan dan kebiasaan agar menjadi istikamah, Pendidikan etika.

Kesepuluh, menyadari bahwa ruh pada saatnya akan menghadap Allah.

Catatan ini menjadi unik sebab, kalau kita baca 10 tujuan tadi, kita menyadari betapa luasnya tujuan pendidikan Islam. Universalitas pendidikan Islam menjadi bukti bahwa pendidikan Islam yang berbasis agama, tidak hanya fokus pada urusan akhirat. Tetapi juga dunia. Bagaimana orang itu agar selalu sehat, mencari nafkah, menghargai sesama, mengetahui hak-hak dasar masyarakat, dll.

Memang hanya sepuluh yang beliau sebutkan, namun tujuan ini juga mencakup banyak hal. Maka sudah seharusnya hal ini menjadi amalan dan dasar setiap muslim dalam belajar. Baik sekala individu atau lembaga. Mulai dari MI (Madrasah Ibtidaiyah) SMP Islam, SMA Islam, dst.

Harapan Kita

Salah satu lembaga yang cukup banyak memiliki unsur tujuan pendidikan Islam adalah SMA Islam Terpadu Auliya. Di sekolah yang bertempat di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan ini, ada beragam kegiatan yang dapat membantu sis

Ada kegiatan olahraga seperti futsal dan basket, memenuhi tujuan pertama. Kegiatan islami berupa pembelajaran tentang Iman, akhlak, ibadah, Quran, hadis, dan sejarah, memenuhi tujuan kesembilan dan kesepuluh.

Sebagai pemenuhan tujuan keempat ada fasilitas Ruang lab Sains Fisika-Kimia dan Ruang lab Sains Biologi. Ada juga perjalanan ke luar negeri yang bisa menambah wawasan siswa dan lebih menjalin persaudaran sesama manusia. Ini memenuhi tujuan ketujuh dan kedelapan. Dan masih banyak lagi.

Tentu dengan adanya lembaga seperti bisa cukup membantu siapa pun yang ingin pendidikanya lebih luas. Tidak hanya fokus pada satu sisi duniawi atau ukhrawi, tapi juga mencakup keduanya.

Ke depan, kita berharap bermunculan lembaga seperti SMA Islam Terpadu Auliya. Satu lembaga yang bisa mejadi gerbang menuju universalitas pendidikan Islam.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *